manfaat sarang semut

Sarang Semut merupakan tanaman obat asal Papua yang sangat berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit secara alami dan aman. Khasiat yang Telah Terbukti Secara Empiris:

1. Berkhasiat untuk membantu pengobatan berbagai jenis kanker dan tumor baik jinak maupun ganas, seperti kanker otak, payudara, hidung, lever, paru-paru, usus, rahim, kulit, prostat, darah (leukimia).

2. Efektif dalam membantu penyembuhan berbagai macam penyakit, diantaranya adalah gangguan jantung, diabetes, ambien (wasir) baru maupun lama, rematik, stroke ringan mapun berat, maag, gangguan fungsi ginjal, prostat, dan pegal linu.

3. Melancarkan dan meningkatkan jumlah air susu ibu (ASI), melancarkan peredaran darah, dan memulihkan gairah seksual.

Sarang Semut mengandung senyawa aktif antioksidan (Tokoferol dan Fenolik) dan kaya akan kandungan mineral penting seperti kalsium (Ce), Natrium (Na), Kalium (K), Seng (Zn), Besi (Fe), Fosfor (P) dan Magnesium (Mg). Sarang Semut jugamengandung Flavanoid yang berguna sebagai antioksidan sehingga baik untuk mencegah dan membantu mengobati kanker, melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, Antiinflamasi, dan sebagai Antibiotik.

Baca lebih lanjut tentang Sarang Semut

[+/-] Selengkapnya...

manfaat buah merah

buah-merah-red-fruitSari Buah Merah sudah dirasakan manfaatnya oleh ribuan orang yang mengkonsumsinya. Banyak yang menyatakan bahwa Buah Merah sangat ampuh dalam membantu mengatasi berbagai penyakit degeneratif. Jika Anda ingin mencoba hal yang baru untuk meningkatkan kesehatan atau mengatasi keluhan kesehatan Anda maka buah merah sangat cocok untuk dicoba.

Sari Buah Merah pertama kali diperkenalkan sebagai suplemen kesehatan berkhasiat oleh Drs. I Made Budi, M.S. Pada awalnya hasil penelitan olahannya ini hanya dibagikan kepada keluarga dan para tetangga yang menderita sakit. Karena terbukti ampuh, berita soal Buah Merah ini cepat menyebar dan berkat promosi getok tular inilah lebih dari 1.000 orang di berbagai daerah dan mancanegara kini telah merasakan khasiat Sari Buah Merah. Penyakit yang dapat disembuhkan oleh Buah Merah (Pandanus conoideus) beragam, diantaranya: Kanker, Tumor, Kolesterol, Asam urat, Diabetes, Hipertensi, Flek paru, Hepatitis, Jantung koroner, Sakit mata, dan Osteosporosis (rapuh tulang). Buah Merah ampuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga dapat membantu dalam melemahkan virus HIV/ AIDS.

Tokoferol, alfatokoferol, dan betakaroten yang terkandung dalam Buah Merah berfungsi sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Ketiga senyawa inilah yang membantu proses penyembuhan penyakit kanker, tumor, dan HIV/AIDS. Senyawa antioksidan ini bekerja menekan dan membunuh sel-sel kanker yang berbahaya.

Tokoferol yang ada di dalam Buah Merah tersebut adalah vitamin E alami yang bisa mengencerkan darah. Hal ini baik untuk penderita stroke. Sementara itu, betakaroten di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh manusia. Vitamin A inilah yang berfungsi membantu menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan mata.

Senyawa asam lemak tak jenuh, seperti omega 9, omega 6, dan omega 3 berperan membantu sistem kerja otak. Selain itu, senyawa ini di dalam tubuh juga bisa bekerja sebagai antioksidan. Kalsium dan besi yang ada di dalam Buah Merah sangat tinggi dan bisa membantu mencegah dan mengobati Osteoporosis.

Baca lebih lanjut tentang Buah Merah

[+/-] Selengkapnya...

manfaat mengkudu

Mengkudu sudah lulus melewati berbagai jenis uji klinis selama puluhan tahun dan sudah dikonsumsi oleh jutaan orang di seluruh dunia. Jika Anda menginginkan herba yang aman dan sudah terbukti manfaatnya, Kapsul Ekstrak Mengkudu adalah pilihan terbaik.

Survei yang dilakukan oleh Dr. Neil Solomon terhadap 8000 pengguna sari buah Mengkudu dengan melibatkan 40 dokter dan praktisi medis lainnya menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu membantu pemulihan sejumlah penyakit, antara lain: Kanker, Penyakit jantung, Gangguan pencernaan, Diabetes tipe 1&2, Stroke, dan sejumlah penyakit lain.

Riset medis tentang Mengkudu dimulai setidaknya pada tahun 1950, ketika jurnal ilmiah Pacific Science melaporkan bahwa buah Mengkudu menunjukkan sifat anti bakteri terhadap M. pyrogenes, P. Aeruginosa, dan bahkan E. coli yang mematikan.

Studi dan penelitian tentang Mengkudu terus dilakukan oleh berbagai lembaga penelitian dan universitas. Sejak tahun 1972, Dr. Ralph Heinicke, ahli biokimia terkenal dari Amerika Serikat mulai melakukan penelitian tentang alkaloid xeronine yang terdapat pada enzim bromelain (enzim pada nenas), dan kemudian menemukan bahwa buah Mengkudu juga mengandung xeronine dan prekursornya (proxeronine) dalam jumlah besar. Xeronine adalah salah satu zat penting yang mengatur fungsi dan bentuk protein spesifik sel-sel tubuh manusia.

Tahun 1993, jurnal Cancer Letter melaporkan bahwa beberapa peneliti dari Keio University dan The Institute of Biomedical Sciences di Jepang yang melakukan riset terhadap 500 jenis tanaman mengklaim bahwa mereka menemukan zat-zat anti kanker (damnacanthal) yang terkandung dalam Mengkudu.

Baca lebih lanjut tentang Mengkudu

[+/-] Selengkapnya...

manfaat jahe merah

Beberapa Ramuan Jahe Merah

Memang tumbuhan yang satu ini banyak sekali manfaatnya, dengan pengetahuan sekarangkita bisa memanfaaikannya sebagai bobat yang tepat untuk metode alamiah,
nah beberapa kegunaan tumbuhan ini diantaranya yaitu :
1. Untuk mengatasi rematik
2. Untuk mengatasi keropos tulang atau ostioporosis
3. Untuk mengatasi Asma
4. Untuk mengatasi Stroke
5. Untuk menambah gairah sex




Beberapa Ramuan Jahe Merah

Memang tumbuhan yang satu ini banyak sekali manfaatnya, dengan pengetahuan sekarangkita bisa memanfaaikannya sebagai bobat yang tepat untuk metode alamiah,
nah beberapa kegunaan tumbuhan ini diantaranya yaitu :
1. Untuk mengatasi rematik
2. Untuk mengatasi keropos tulang atau ostioporosis
3. Untuk mengatasi Asma
4. Untuk mengatasi Stroke
5. Untuk menambah gairah sex


ini dia lebih jelasnya :

1. Untuk Atasi Rematik
Ramuan 1:
Siapkan jahe merah segar 20 gram, temulawak 20 gram, cabe jawa 20 gram, kumis kucing 30 gram, daun komfrey 30 gram, dan air untuk minum 4 gelas.

Semua bahan dicuci bersih, rajang atau diiris tipis, lalu direbus. Tunggu hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian saring.

Minum 2 kali pada pagi dan sore hari, sekali minum 1 gelas. Agar rasanya lebih segar, tambahkan 2 sendok makan madu dan perasan jeruk nipis.

Ramuan 2:
Siapkan jahe merah segar 20 gram, daun dewa segar 30 gram, irisan kering mahkota dewa 20 gram, daun meniran segar 30 gram, daun sendok 30 gram, dan air untuk minum 4 gelas. Semua bahan dicuci bersih, diiris atau dirajang kecil-kecil, lalu direbus. Tunggu hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian saring.

Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari, sekali minum 1 gelas. Bila suka, tambahkan madu.

2. Untuk Atasi Keropos Tulang
Siapkan jahe merah segar 20 gram, kacang hijau 30 gram, biji cengkih 10 gram, kapulaga 10 gram, merica 15 gram, kayumanis 20 gram, dan air 4 gelas.

Bahan-bahan dicuci bersih dan dilumatkan atau dimemarkan. Rebus hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian disaring. Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari setelah makan. Sekali minum 1 gelas. Agar rasanya nikmat, bisa ditambahkan 2 sendok makan madu.

3. Untuk Atasi Asma
Siapkan jahe merah segar 20 gram, daun sambiloto 30 gram, daun randu 30 gram, daun lampes 20 gram, dan air untuk minum 4 gelas. Semua bahan setelah dicuci bersih, diiris atau dirajang kecil. Rebus hingga air rebusan tersisa 2 gelas, lalu saring.

Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari setelah makan. Sekali minum 1 gelas. agar rasanya segar, bisa ditambahkan madu dan perasan jeruk nipis.

4. Untuk Atasi Stroke
Siapkan jahe merah 20 gram, mengkudu 40 gram, pule pandak 20 gram, daun dewa 30 gram, daun ciremai 20 gram, air untuk minum 4 gelas. Setelah semua dicuci, dirajang atau diiris. Rebus dengan air 4 gelas hingga air rebusan tersisa 1,5 (satu setengah) gelas, kemudian saring.
Minum tiga kali pada pagi, siang, dan sore setelah makan. Sekali minum _ (setengah) gelas.

5. Menambah Gairah Seks
Siapkan jahe merah 15 gram, gingseng 30 gram, cabe jawa 20 gram, lada hitam 20 gram, air untuk minum 4 gelas. Semua bahan dicuci, direbus hingga air rebusan tersisa 2 gelas kemudian disaring.

Minum 2 kali pada pagi dan sore. Sekali minum 1 gelas. Bisa tambahkan kuning telur 1 butir dan 2 sendok makan madu murni. Aduk hingga merata sebelum diminum.

Catatan: Agar lebih aman, tetaplah berkonsultasi dengan ahli tanaman obat atau ahli penyembuhan herbal. (sumber : Kompas cybermedia)

[+/-] Selengkapnya...

selamat tinggal rematik

Harapan Baru Bagi Penderita Rematik

Khasiat saripati jahe dan uji klinisnya dibeberkan pada Kongres Rematik Asia Pasifik 21 – 26 Mei lalu di Beijing. Hasilnya mengatasi rematik tanpa nyeri lambung. Wartawan Intisari G. Sujayanto melaporkannya dari ibukota Republik Rakyat Cina itu.

Menyimak angka statistik ihwal penyakit rematik yang menyerang penduduk Bumi, bisa-bisa kita ciut nyali. Tercatat lebih dari 10% populasi penduduk dunia terkena rematik. Sementara di Indonesia ada sinyalemen, 20 juta orang mengidap penyakit ini.

Kendati banyak dijumpai pada orang berusia di atas 40 tahun, penyakit tulang dan sendi, atau populer dengan istilah rematik, ini bukanlah monopoli mereka. Rematik dapat hinggap pada semua golongan umur, bahkan pada anak-anak sekalipun.



Harapan Baru Bagi Penderita Rematik

Khasiat saripati jahe dan uji klinisnya dibeberkan pada Kongres Rematik Asia Pasifik 21 – 26 Mei lalu di Beijing. Hasilnya mengatasi rematik tanpa nyeri lambung. Wartawan Intisari G. Sujayanto melaporkannya dari ibukota Republik Rakyat Cina itu.

Menyimak angka statistik ihwal penyakit rematik yang menyerang penduduk Bumi, bisa-bisa kita ciut nyali. Tercatat lebih dari 10% populasi penduduk dunia terkena rematik. Sementara di Indonesia ada sinyalemen, 20 juta orang mengidap penyakit ini.

Kendati banyak dijumpai pada orang berusia di atas 40 tahun, penyakit tulang dan sendi, atau populer dengan istilah rematik, ini bukanlah monopoli mereka. Rematik dapat hinggap pada semua golongan umur, bahkan pada anak-anak sekalipun.

Bisul perut

Mitos-mitos seperti rematik timbul lantaran terlalu banyak mandi malam atau karena cuaca buruk, menjadi musuh nomor wahid dalam pengobatan. Ini sekaligus menunjukkan, masyarakat masih menganggap sepele rematik. Akibatnya, mereka lantas bereksperimen sendiri, misalnya dengan mengoleskan obat gosok pada bagian yang sakit atau minum jamu-jamuan. Padahal cara macam ini akan mengusir nyerinya saja.

Dalam melawan rematik sejauh ini dunia medis mengandalkan tiga jenis obat yaitu NSAID (antiperadangan nonsteroid), Glucocorticoids, dan SAARD (obat antirematik yang bekerja secara pelahan). Sayang, berbagai obat-obatan itu menimbulkan efek sampingan yang tidak ringan.

NSAID memang bisa menghilangkan rasa sakit dan peradangan. Namun penderita, terutama mereka yang berusia lanjut, bisa terimbas bisul perut (ulcers) dan perdarahan. Pada tahun 1997 di AS diperkirakan 107.000 pasien terkena bisul perut lantaran efek sampingan NSAID. Sementara 16.500 lainnya meninggal karena perdarahan. NSAID pun dipercaya tak ramah terhadap organ lain macam jantung, hati, dan sistem peredaran darah.

Sementara itu Glucocorticoids di samping menimbulkan osteoporosis (keropos tulang) juga mengakibatkan immunosupression. Lain lagi dengan SAARD yang punya sederet akibat buruk seperti membuat muka merah, murus, dan mual.

Tentu tak ada obat yang bebas efek sampingan. Namun bila terlalu berat efek sampingannya, efektivitasnya tentu menjadi berkurang.

Latar belakang inilah yang mendorong Dr. Lars Lindmark, Med.Sc., direktur Riset dan Pengembangan Eurovita, Denmark, meneliti jahe sebagai alternatif pengobatan rematik. Eurovita adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang obat-obatan dan makanan kesehatan.

Tumbuh sebagai semak, jahe telah dikenal punya segudang khasiat. Air rebusannya bisa mengusir batuk dan masuk angin. Parutannya terbukti menyembuhkan borok dan menghilangkan gatal-gatal. Sementara tumbukan jahe yang diberi sedikit eau de cologne dipercaya menuntaskan nyeri pinggang dan nyeri punggung.

Persoalannya adalah apakah bukti empiris tentang bermacam keampuhan jahe ini bisa diterima oleh dunia kedokteran Barat yang berpegang ketat pada uji laboratorim dan uji klinis?

Pertanyaan inilah yang coba dijawab oleh Dr. Lindmark. Untuk maksud itu ia menyeleksi lebih dari 100 jenis jahe dari berbagai belahan dunia. Pada akhir penelitian ia berhasil mengekstrak dua jenis jahe, Zingeber officinalis Roscoe dan Alpinia galanga L.

Ekstraksinya diberi nama "EV.Ext.77" dan dipopulerkan dengan nama Zinaxin, atau di Indonesia dikenal dengan nama Zinaxin Rapid. "Hasil ini sangat menjanjikan, Zinaxin akan mulai berpengaruh memperbaiki kondisi dalam 1 - 2 minggu pemakaian. Tapi jika sampai tiga bulan tidak ada perbaikan, konsumsi Zinaxin sebaiknya dihentikan," jelas Lindmark pada presentasinya di kongres tersebut. Studi lanjutan masih didalami di Universitas Johns Hopkins, AS. Tapi sampai tahap ini "EV.Ext.77" diklaim bisa menghilangkan rasa sakit, memperbaiki kemampuan fungsional, dan menjaga kesehatan sendi.

Dosis yang disarankan ialah dua kali sehari selama 2 - 4 minggu. Sementara untuk pencegahan cukup satu kapsul sehari.

Tanpa nyeri lambung


Rematik sebenarnya istilah populer untuk berbagai gangguan yang menyebabkan rasa sakit dan kekakuan pada otot dan sendi. Ditilik dari lokasi proses patologisnya, penyakit ini terbagi atas dua kelompok besar yakni rematik ekstra-artikuler dan rematik artikuler.

Rematik ekstra-artikuler terjadi di luar sendi dan paling banyak ditemukan pada 50 - 60% penderita. Contohnya fibromialgia atau populer disebut chronic fatigue syndrome. Gejalanya, nyeri pada otot. Rematik jenis ini bisa juga disebabkan oleh beban kerja sendi tertentu yang berlebihan. Misalnya, pada para atlet angkat besi, senam, atau tenis. Akibatnya, terjadilah peradangan yang teramat nyeri pada otot siku lengan, jari tangan, atau otot bagian lain.

Kalau rematik ekstra-artikuler tergolong ringan dan pengobatannya mudah, tidak demikian dengan rematik artikuler. Jenis rematik artikuler yang terbanyak menyerang penduduk Indonesia adalah osteoartritis dan artritis gout (gouty arthritis). Osteoartritis terbanyak menyerang sendi lutut, pinggul, dan pinggang bawah.

Rematik artikuler yang terberat dan paling sulit diobati adalah rheumatoid arthritis (RA). Penyebab utamanya diduga faktor autoimun atau reaksi kekebalan karena proses dalam tubuh sendiri. RA acap menyerang sendi-sendi jari kaki dan tangan, pergelangan kaki dan tangan, lutut, pinggul, dan bahu. Untungnya, jenis ini hanya diderita oleh sebagian kecil orang.

Artritis umumnya ditandai oleh rasa sakit, terutama pada sendi saat digunakan. Lama-lama rasa sakit ini menjadi permanen. Tahap lanjutan adalah adanya tanda-tanda peradangan yang terwujud seperti pembengkakan dan warna merah pada kulit.

Pada kasus osteoartritis, ketika terjadi peradangan, secara kimia sel darah putih tertarik dari aliran darah ke membran synovial yang mempengaruhi persendian.

Aktifnya darah putih memaksa tubuh mengeluarkan leukotrin (LT) dan prostaglandin (PG). PG bertanggung jawab atas rasa sakit, sementara leukotrin punya peran bisa menimbulkan peradangan kronis.

Dalam siklus ini juga dikenal dua enzim yaitu siklogenase 1 (COX-1) dan siklogenase 2 (COX-2). COX-1 merupakan enzim pemeliharaan yang berfungsi melindungi lambung dan ginjal. Sebaliknya, produksi enzim COX-2 akan memacu prostaglandin yang bertanggungjawab pada rasa sakit dan peradangan.

Nah, pada tahap ini ekstrak herbal alami pada jahe atau "EV.Ext.77" terbukti dapat merangsang pelepasan IL-4 dan IL-10, suatu zat yang bekerja selektif menghambat COX-2, sehingga dapat mengatasi peradangan tanpa efek sampingan nyeri lambung. Selain itu "EV.Ext.77" juga dapat menghambat 5 lipo-oksigenase, enzim yang berperan pada proses pelepasan leukotrin.

Mengurangi rasa nyeri

Uji klinis "EV.Ext.77" dilakukan oleh Prof. Roy D. Altman, M.D., kepala Divisi Rematologi dan Imunologi, Universitas Miami, AS. Studi ini bertujuan membandingkan efisiensi dan keselamatan antara Zinaxin dan placebo. Penelitian itu dilakukan terhadap 247 pasien penderita osteoartritis moderat pada lutut selama enam minggu. Setelah diamati secara statistik dapat disimpulkan bahwa ada perbaikan pada pasien yang mengkonsumsi ekstrak jahe dibandingkan dengan placebo.

"Itu berarti pengurangan rasa nyeri dan peningkatan kondisi. Saya tidak ragu menyarankan penggunaan Zinaxin dalam pengobatan rematik," kata Prof. Altman sewaktu mempresentasikan uji klinisnya di kongres.

Tentu saja ekstrak jahe ini menimbulkan harapan baru bagi penderita rematik. Tetapi yang lebih penting sebetulnya adalah mencegah agar penyakit yang tidak bisa disembuhkan 100% ini hinggap di tubuh kita. Olahraga rutin, seperti berenang dan naik sepeda, merupakan olahraga terbaik karena bisa menggerakkan semua sendi. Senam aerobik teratur yang tidak terlalu membebani badan sebaiknya dilakukan.

Sikap berdiri dan duduk yang benar sejak muda juga perlu diperhatikan, terutama sikap badan sewaktu melakukan pekerjaan sehari-hari. Misalnya, sewaktu mengangkat benda berat jangan membebani seluruh punggung. Sikap duduk yang sering melengkungkan tulang belakang secara berlebihan juga perlu dihindari.

Kalau itu dilakukan, maka Anda bisa mengatakan, "Selamat tinggal rematik!"

Sumber : http://www.indomedia.com/intisari/

[+/-] Selengkapnya...

Mari Melawan Rematik

Melawan Rematik Dengan "Jalan Kaki"
Gizi.net - Penyakit rematik ada ratusan jenisnya. Rematik jenis peradangan yang disebabkan asam urat termasuk jenis yang banyak ditemui di Indonesia. Olahraga ringan jalan kaki, ternyata bermanfaat bagi para penderita asam urat ini.

Menurut dokter ahli syaraf dari RS Cipto Mangunkusumo, Dr Harry Isbagio Sp PD-KR, hampir 80 persen penduduk dunia pernah mengalami nyeri pinggang. Itu berarti 8 dari 10 orang pernah kena rematik karena nyeri pinggang ini termasuk dalam gejala rematik.

"Cakupan pengertian gejala rematik memang cukup luas. Nyeri, pembengkakan, kemerahan, gangguan fungsi sendi dan jaringan di sekitarnya termasuk gejala rematik. "Semua gangguan pada daerah sendi, otot dan tendon disebut rematik," kata dr Harry Isbagio dalam sebuah seminar di Jakarta, belum lama ini.


Melawan Rematik Dengan "Jalan Kaki"
Gizi.net - Penyakit rematik ada ratusan jenisnya. Rematik jenis peradangan yang disebabkan asam urat termasuk jenis yang banyak ditemui di Indonesia. Olahraga ringan jalan kaki, ternyata bermanfaat bagi para penderita asam urat ini.

Menurut dokter ahli syaraf dari RS Cipto Mangunkusumo, Dr Harry Isbagio Sp PD-KR, hampir 80 persen penduduk dunia pernah mengalami nyeri pinggang. Itu berarti 8 dari 10 orang pernah kena rematik karena nyeri pinggang ini termasuk dalam gejala rematik.

"Cakupan pengertian gejala rematik memang cukup luas. Nyeri, pembengkakan, kemerahan, gangguan fungsi sendi dan jaringan di sekitarnya termasuk gejala rematik. "Semua gangguan pada daerah sendi, otot dan tendon disebut rematik," kata dr Harry Isbagio dalam sebuah seminar di Jakarta, belum lama ini.

Dijelaskan, rematik terdiri dari 150-an jenis. Gejala dan penyebabnya juga bermacam-macam. Tetapi ada empat jenis rematik yang paling sering dijumpai di masyarakat kita yaitu osteoarthritis yang disebabkan oleh pengapuran, rematik luar sendi yang menyerang jaringan di luar tulang rawan, rematik peradangan, dan rematik yang disebabkan oleh pengeroposan.

"Sekitar 50 persen keluhan nyeri sendi disebabkan oleh pengapuran. Pengapuran berarti menipisnya jaringan tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan persendian," katanya.

Bantalan dalam persendian yang aus itu menyebabkan terjadinya gesekan tulang sehingga menyebabkan nyeri. Pengapuran ini merupakan proses degenerasi yang dimulai pada usia 40 tahun. Kecepatan proses degenerasi berbeda pada tiap-tiap orang.

"Sendi seseorang bisa mulai bermasalah di usia 40-an. Namun ada orang yang sampai usia 70-an sendinya baik-baik saja. Cepat lambatnya proses tadi ditentukan oleh beberapa faktor risiko," paparnya.

Faktor risiko itu antara lain mutu tulang rawan dan kelebihan berat badan. Tulang rawan yang bagus akan lebih tahan terhadap kondisi aus. Ibarat ban mobil kalau kualitasnya bagus maka persendian tidak mudah aus walau dipakai lama.

Pada faktor kedua, berat badan yang berlebih akan memberi beban pada jaringan tulang rawan di sendi lutut. Ia menganalogikan ban truk yang sering dipakai mengangkut beban berat lebih mudah aus daripada ban yang jarang mengangkut beban.

Demikian pula dengan orang yang sering melakukan aktivitas berat, olahraga, naik turun tangga, dan mengangkat beban. Tapi jarang berolahraga pun membuat otot-otot di sekitar sendi menjadi lembek. Keadaan ini membuat jarak di antara sendi merapat, sehingga terjadi gesekan antara dua tulang.

Sayangnya belum ditemukan obat untuk menyembuhkan pengapuran. Pengobatan yang bisa diberikan lebih untuk menghilangkan gejala. Jika sendi sudah benar-benar rusak harus diambil tindakan operasi penggantian sendi.

Rematik pada orang berusia produktif umumnya disebabkan peradangan. Peradangan ini bisa karena asam urat atau sebab-sebab lain. Rematik karena asam urat ini banyak dijumpai pada pria berusia 30-an dan 40-an tahun.

Jenis ini, menurut Dr Harry Isbagio, terjadi karena kelebihan hasil metabolisme purin yang tertimbun di persendian. Timbunan ini yang menimbulkan rasa sakit di persendian.

Dokter Harry sering menemui kesalahpahaman masyarakat mengenai asam urat. Pasien sering datang berkonsultasi sambil membawa hasil tes asam urat. "Mereka bertanya mengapa asam uratnya normal tetapi dokter mendiagnosis terkena rematik. Mereka salah mengerti soal rematik. Tidak semua rematik disebabkan asam urat," jelasnya.

Gangguan autoimun seperti pada penyakit Lupus termasuk jenis rematik yang disebabkan peradangan. Pada gangguan ini kekebalan tubuh tidak berfungsi sebagai pembasmi bakteri, virus atau benda asing yang memasuki tubuh. Kekebalan tubuh justru merusak jaringan tubuh yang sehat, termasuk jaringan yang ada di persendian.

Begitupun dengan RA (Rheumatoid Arthritis). Penyakit itu termasuk peradangan persendian yang penyebabnya masih belum diketahui. Menurut Encyclopedia of Public Health, telah ada indikasi bahwa pola-pola genetik bertanggungjawab terhadap timbulnya penyakit ini.

RA bisa menyerang orang pada umur berapa pun, termasuk balita. Peradangan penyakit ini terjadi pada jaringan synovial yang terdapat dalam persendian. Jaringan ini berfungsi untuk menghasilkan cairan pelumas sendi. Pada pasien RA, jaringan ini membengkak dan menunjukkan banyak sel yang meradang.

Kompres Hangat


Kalau hanya pegal linu biasa, Dr Harry menyarankan untuk minum obat jenis parasetamol. "Obat ini umum digunakan untuk mengobati nyeri dan pegal, dan banyak dijual di pasaran," katanya. Pertolongan pertama untuk pegal linu bisa dengan mengompres daerah yang sakit dengan botol air panas atau kain flanel hangat. Mengistirahatkan badan amat dianjurkan bila pegal linu itu terasa sangat sakit.

Secara khusus ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati bila memilih jamu untuk mengatasi rematiknya. Beberapa merek jamu disinyalir dicampur bahan-bahan kimia. "Badan Pengawasan Obat dan Makanan telah mengeluarkan daftar jamu yang dicampur bahan kimia. Jadi masyarakat sebaiknya teliti memilih jamu," sarannya. Apa boleh buat, mungkin memang harus memilih perusahaan jamu yang terpercaya.

Waspadalah bila pegal, nyeri, dan bengkak mulai menyerang persendian dan gejalanya tidak cepat hilang. Segera berobat ke dokter bila rasa sakit itu tidak hilang sampai 2 minggu. Dokter akan mendiagnosa secara hati-hati.

Rematik memang agak susah didiagnosa karena gejalanya mirip penyakit lain. "Dibutuhkan pengalaman untuk mendiagnosa dengan tepat penyakit rematik," kata Dr Harry yang mengepalai Subbagian Reumatologi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Pengobatan rematik yang tepat sasaran membutuhkan diagnosa yang benar, mengingat penyakit rematik terdiri dari seratusan jenis. "Pasien rematik akan menjalani tes darah dan foto rontgen untuk didiagnosa jenis rematiknya. Setelah itu bisa diputuskan program dan lamanya pelaksanaan pengobatan," paparnya.

Penanganan rematik secara dini tentu lebih baik, sehingga dapat mencegah kerusakan sendi yang berlarut sekaligus mencegah rasa sakit yang berkelanjutan.

Menjaga berat badan ideal adalah salah satu langkah bijaksana untuk mengurangi nyeri di sendi lutut. Setiap kelebihan berat badan membebani sendi lutut serta panggul, dan menambah rasa nyeri karena rematik. Selain itu bobot tubuh berlebih memperbesar risiko asam urat.

Olahraga ringan seperti jalan kaki bermanfaat untuk penderita rematik karena asam urat. Ini karena jalan kaki membakar kalori, memperkuat otot dan membangun tulang yang kuat tanpa mengganggu persendian yang sakit.

Untuk melakukan olahraga sebaiknya meminta pendapat dokter atau terapis, supaya mengetahui gerakan-gerakan yang terbaik. Disarankan untuk menghindari olahraga yang terlalu membebani lutut. "Bulutangkis, voli, tenis, joging, bela diri sebaiknya tidak dilakukan. Apalagi ketika rematik jenis asam urat itu sedang kumat. Berdiri terlalu lama akan menimbulkan sakit yang luar biasa," katanya. (T-1)

Sumber: http://www.suarakarya.com

[+/-] Selengkapnya...

Kangker Payudara

kanker-payudara

Kanker payudara adalah momok yang menakutkan perempuan setelah kanker mulut rahim. Banyak berita yang beredar tentang Kanker payudara, lantas manakah yang hanya mitos dan manakah yang benar?

Kanker merupakan buah dari perubahan sel yang mengalami pertumbuhan tidak normal dan tidak terkontrol. Peningkatan jumlah sel tak normal ini umumnya membentuk benjolan yang disebut tumor atau kanker. Tidak semua tumor bersifat kanker. Tumor yang bersifat kanker disebut tumor ganas, sedangkan yang bukan kanker disebut tumor jinak. Tumor jinak biasanya merupakan gumpalan lemak yang terbungkus dalam suatu wadah yang menyerupai kantong, sel tumor jinak tidak menyebar ke bagian lain pada tubuh penderita.

Lewat aliran darah maupun sistem getah bening, sering sel-sel tumor dan racun yang dihasilkannya keluar dari kumpulannya dan menyebar ke bagian lain tubuh. Sel-sel yang menyebar ini kemudian akan tumbuh berkembang di tempat baru, yang akhirnya membentuk segerombolan sel tumor ganas atau kanker baru. Proses ini disebut metastasis.

Kanker payudara termasuk diantara penyakit kanker yang paling banyak diperbincangkan karena keganasannya. Keganasan kanker ini ditunjukkannya dengan menyerang sel-sel normal disekitarnya, terutama sel-sel yang lemah. Sel kanker akan tumbuh pesat sekali, sehingga payudara penderita akan membesar tidak seperti biasanya.

Sambil menyerang sel-sel normal disekitarnya, kanker juga memproduksi racun dan melepas sel-sel kanker dari induknya yang pecah. Racun dan sel-sel kanker itu akan menyebar bersama aliran darah. Pada kanker yang parah seringkali terjadi pendarahan

Gejala-gejala Serangan Kanker Payudara

1. Timbul benjolan pada payudara yang dapat diraba dengan tangan, makin lama benjolan ini makin mengeras dan bentuknya tidak beraturan
2. Bentuk, ukuran atau berat salah satu payudara berubah
3. Timbul benjolan kecil dibawah ketiak
4. Keluar darah, nanah, atau cairan encer dari puting susu
5. Kulit payudara mengerut seperti kulit jeruk
6. Bentuk atau arah puting berubah, misalnya puting susu tertekan ke dalam

Stadium Kanker Payudara

Pada Kanker payudara ada stadium dini (0, 1 dan 2) serta stadium lanjut (3 dan 4). Stadium 0 berarti sel kanker ada pada lapisan kelenjar susu atau saluran susu, tetapi belum menyebar ke jaringan lemak sekitarnya. Pada stadium 1 dan 2, kanker telah menyebar dari kelenjar susu atau saluran susu ke jaringan terdekat disekitarnya. Pada stadium 2 kadang-kadang kanker telah mulai mengganggu kelenjar getah bening.

Stadium 3 boleh dibilang Kanker payudara dalam stadium lanjut lokal, dimana garis tengah tumor telah lebih dari dua inci dan seringkali telah menyebar ke kelenjar getah bening dekat payudara. Pada stadium 4 kanker telah bermetastasis, artinya kanker telah menyebar dari payudara dan kelenjar getah bening di sekitar ketiak, ke bagian lain tubuh seperti tulang, hati, paru dan otak.

Kanker Payudara dan Sarang Semut

Secara empiris tumbuhan sarang semut telah terbukti dapat meyembuhkan beragam penyakit ringan dan berat, termasuk Kanker payudara. Mengenai mekanisme kerja kandungan senyawa aktif sarang semut dalam mengobati berbagai penyakit tersebut memang masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.

Kemampuan sarang semut secara empiris untuk pengobatan berbagai jenis kanker dan tumor tersebut diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan kanker dan tumor, misalnya inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.

Baca informasi lebih lanjut tentang Sarang Semut dalam penyembuhan Kanker payudara.

[+/-] Selengkapnya...